3 Cara Melawan Penyakit Hasad!

Berdoa
Seorang sedang berdoa/Unplash

mim.or.id – Hasad atau yang bisa dikenal juga dengan sifat iri hati merupakan satu penyakit hati yang sangat berbahaya dalam Islam dan kita perlu tahu cara melawannya. Penyakit ini, tidak sekadar perasaan tidak suka kelebihan orang lain, tetapi bisa membawa kepada fitnah, kebencian dan bahkan perbuatan zalim.

Dalam sebuh hadist, Raslullah bersabda:

إِيَّاكُمْ وَالْحَسَدَ فَإِنَّ الْحَسَدَ يَأْكُلُ الْحَسَنَاتِ كَمَا تَأْكُلُ النَّارُ الْحَطَبَ

“Jauhilah hasad (dengki), karena hasad dapat memakan kabaikan seperti api memakan kayu bakar.” (HR. Abu Daud No. 4257. Dihasankan oleh Syu’aib Al Arnauth, didhaifkan oleh Al Albani).

Baca Juga: Ridha Allah Bergantung pada Ridha Orang Tua

Lantas bagaimana cara untuk melawan penyakit hasad ini?

Mendatangi Suadara dan Mendoakan Keberkahan Untuknya

Ini harus kita lakukan. Kalau ada saudara kita mendapatkan nikmat, biasakan diri kita untuk memberikan ucapan selamat, mengucapkan kata barakallahu fik atau masyaallah.

Kita menampakkan kegembiraan dan kebahagiaan, mendoakan kebaikan untuknya. Ini bisa menekan kedengkian di dalam hati kita, insyaallah. Ditambah lagi, malaikat akan berkata:

“Amin, dan engkau akan mendapatkan seperti apa yang engkau doakan buat saudaramu” ketika kita mendoakan saudara kita akan kebaikan.

Mendoakan Saudara Secara Bahril Ghaib (tanpa ia ketahui)

Ini betul-betul mengobati hati dari penyakit hasad itu. Misalnya, di akhir malam, dan tahu saudara kita lulus ujian atau mendapatkan nikmat, atau apa saja, doakan di dalam sujud.

“Ya Allah, berkahi saudara saya, semoga harta yang ia miliki itu digunakan dalam ketaatan.” Doakan kebaikan buat saudara kita. Insyaallah, penyakit dengki itu akan hilang dari kita.

Dari Abu Hurairah radhiallahu‘anhu ia berkata, Rasûlullâh shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لاَ تَحَاسَدُوْا ، وَلاَ تَنَاجَشُوْا ، وَلاَ تَبَاغَضُوْا

“Kalian jangan saling mendengki, jangan saling najasy, jangan saling membenci” (HR. Muslim no. 2564).

Perbanyak Doa kepada Allah agar Memperbaiki Hati Kita

Sebagai hamba, kita berlindung kepada Allah dari penyakit hasad itu. Seseorang  harus melatih diri , karena setiap jiwa condong pada penyakit tersebut. Sebagaimana kata Syekhul Islam Ibnu Taimiyah Rahimahullah:

Baca Juga: Perbuatan yang Diharamkan

“Semua orang berpotensi untuk hasad, tetapi orang yang mulia (al-karim) berusaha untuk menyembunyikan dan melawannya. Adapun orang buruk, maka ia menampakkannya baik dalam bentuk ucapan atau perbuatan. Tapi orang yang beriman, dia berusaha untuk melawannya”.

Olehnya, mari senantiasa berdoa kepada Allah agar kita semua selalu diberikan sifat istiqamah dala, ketaatan dan ketakwaan. Allah berfirman:

فَاسْتَقِمْ كَمَآ اُمِرْتَ وَمَنْ تَابَ مَعَكَ وَلَا تَطْغَوْاۗ اِنَّهٗ بِمَا تَعْمَلُوْنَ بَصِيْرٌ

Artinya: “Maka tetaplah engkau (Muhammad) (di jalan yang benar), sebagaimana telah diperintahkan kepadamu dan (juga) orang yang bertobat bersamamu, dan janganlah kamu melampaui batas. Sungguh, Dia Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.” (QS. Huud:112).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here