Hasad Merupakan Dosa yang Paling Mudah ‘Menjangkit’ Manusia

0
460
Ilustrasi seorang sedang berdoa/Unsplash

Harmantajang.com – Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

إِيَّاكُمْ وَالْحَسَدَ فَإِنَّ الْحَسَدَ يَأْكُلُ الْحَسَنَاتِ كَمَا تَأْكُلُ النَّارُ الْحَطَبَ ». أَوْ قَالَ « الْعُشْبَ

“Hati-hatilah kalian dari hasad, karena sesungguhnya hasad itu memakan kebaikan sebagaimana api memakan kayu bakar atau semak belukar (rumput kering)“. (HR. Abu Daud dan Ibnu Majah).

Hadist ini menjadi peringatan dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam akan bahaya hasad yang biasa kita terjemahkan dengan iri atau dengki. Hasad adalah dosa yang pertama kali dilakukan dan dikerjakan dilangit dan dosa yang pertama kali dilakukan dibumi.

Baca Juga: Sering Mendapatkan Kesulitan?, Mungkin Saja Disebabkan Dosa-Dosa yang Diperbuat

Adapun dilangit yaitu ketika Iblis hasad kepada Adam, Iblis berkata:

قَالَ مَا مَنَعَكَ أَلَّا تَسْجُدَ إِذْ أَمَرْتُكَ ۖ قَالَ أَنَا خَيْرٌ مِنْهُ خَلَقْتَنِي مِنْ نَارٍ وَخَلَقْتَهُ مِنْ طِينٍ

“Allah berfirman: “Apakah yang menghalangimu untuk bersujud (kepada Adam) di waktu Aku menyuruhmu?” Menjawab iblis “Saya lebih baik daripadanya: Engkau ciptakan saya dari api sedang dia Engkau ciptakan dari tanah”. (QS. Al-A’raf: 12).

Olehnya berhati-hatilah jika dalam diri kita ada perasaan bahwa kita yang lebih baik dari orang lain. Ini adalah sifatnya iblis, Allah berfirman:

وَإِذْ قُلْنَا لِلْمَلَائِكَةِ اسْجُدُوا لِآدَمَ فَسَجَدُوا إِلَّا إِبْلِيسَ أَبَىٰ وَاسْتَكْبَرَ وَكَانَ مِنَ الْكَافِرِينَ

“Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat: “Sujudlah kamu kepada Adam,” maka sujudlah mereka kecuali Iblis; ia enggan dan takabur dan adalah ia termasuk golongan orang-orang yang kafir”. (QS. Al-Baqarah: 34).

Dengan hasadnya tersebut Allah mengusirnya dari surga.

Adapun hasad yang pertama terjadi di bumi yaitu hasadnya anak Adam kepada saudaranya yang bernama Qabil dan Habil. Sebagaimana disebutkan pada sebagian atsar dan Allah menceritakan hal itu dalam surah Al-Maidah, Allah berfirman:

وَاتْلُ عَلَيْهِمْ نَبَأَ ابْنَيْ آدَمَ بِالْحَقِّ إِذْ قَرَّبَا قُرْبَانًا فَتُقُبِّلَ مِنْ أَحَدِهِمَا وَلَمْ يُتَقَبَّلْ مِنَ الْآخَرِ قَالَ لَأَقْتُلَنَّكَ ۖ قَالَ إِنَّمَا يَتَقَبَّلُ اللَّهُ مِنَ الْمُتَّقِينَ

“Ceritakanlah kepada mereka kisah kedua putera Adam (Habil dan Qabil) menurut yang sebenarnya, ketika keduanya mempersembahkan korban, maka diterima dari salah seorang dari mereka berdua (Habil) dan tidak diterima dari yang lain (Qabil). Ia berkata (Qabil): “Aku pasti membunuhmu!”. Berkata Habil:”Sesungguhnya Allah hanya menerima (korban) dari orang-orang yang bertakwa”. (QS. Al-Maidah: 27).

Olehnya, sebagai orang yang beriman sudah semestinya kita berhati-hati dan selalu berdoa agar dijauhkan dari dosa hasad sebab ancaman dari dosa hasad sangatlah mengerikan.

Baca Juga: Maksimalkan Ikhtiarmu dan Biarkan Takdir-Nya yang Menentukan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here