Maha Suci Allah, 4 Golongan Manusia yang Dirindukan Surga  

0
444
Ilustrasi keindahan alam semesta/Dailysia.com

Harmantajang.com – Diantara 4 Golongan Orang Yang Dirindukan Surga  yang disebutkan dalam surah Qaf: 32-33 adalah:

1. Orang yang kembali kepada Allah setelah melakukan dosa dan maksiat

Allah Subhanahu wata’ala berfirman:

أَلَمْ يَأْنِ لِلَّذِينَ آَمَنُوا أَنْ تَخْشَعَ قُلُوبُهُمْ لِذِكْرِ اللَّهِ وَمَا نَزَلَ مِنَ الْحَقِّ وَلَا يَكُونُوا كَالَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ مِنْ قَبْلُ فَطَالَ عَلَيْهِمُ الْأَمَدُ فَقَسَتْ قُلُوبُهُمْ وَكَثِيرٌ مِنْهُمْ فَاسِقُونَ

“Belumkah tiba saatnya bagi orang-orang yang beriman untuk tunduk hati mereka dengan mengingat Allah dan kebenaran yang diturunkan. Dan janganlah mereka menjadi seperti orang-orang sebelumnya yang telah diberikan Al Kitab, masa yang panjang mereka lalui (dengan kelalaian) sehingga hati mereka pun mengeras, dan banyak sekali di antara mereka yang menjadi orang-orang fasik.” (Al Hadid: 16).

Kemudian mereka ingat kepada Allah tatkala ditimpa was-was syaithan.

2. Orang yang menjaga batasan-batasan Allah 

Apakah Allah butuh dijaga “tidak” karena dia adalah sebaik–baik penjaga, dialah Allah yang menjaga makhluknya.

Tapi menagapa Allah mengatakan jagalah Allah maksudnya adalah jagalah batasan-batasan Allah baik berupa perintah maupun larangan, kita berusaha mengerjakan perintah Allah Subhanahu wata’ala sesuai dengan kemampuan kita.

3. Orang yang takut kepada Allah tatkala bersendirian (tidak ada yang melihatnya)

Tingkat ketakwaan yang paling tinggi adalah “Muraqabatullah“, ketika dorongan syahwat itu mengggoda dan memiliki kesempatan untuk berbuat maksiat.

Namun ia takut kepada Allah Subhanahu wata’ala. Jangan engkau menjadikan Allah menjadi hina dimatamu yang melihat apa yang engkau lakukan.

Kalau saja seseorang tidak berani bermaksiat ketika anak kecil berada didekatnya lalu ia suruh pergi, lalu kenapa ia tidak takut kepada Allah Subhanahu wata’ala yang maha melihat.

4. Yang datang kepada Allah dengan hati yang kembali kepadanya

Sebagaimana Allah Subhanahu wata’ala berfirman:

يَوْمَ لَا يَنْفَعُ مَالٌ وَلَا بَنُونَ ,  إِلَّا مَنْ أَتَى اللَّهَ بِقَلْبٍ سَلِيمٍ

“(Yaitu) di hari harta dan anak-anak laki-laki tidak berguna kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih” (QS. Asy Syu’aro’: 88-89).

Ketika mereka merasakan kenikmatan dalam surga kemudian penghuni neraka juga merasakan siksa yang pedih tiba-tiba ada sebuah panggilan diantara surga dan neraka.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here