Home Adab & Akhlak Memikirkan Kemaksiatan Saat Salat, 2 Cara Mengatasinya!

Memikirkan Kemaksiatan Saat Salat, 2 Cara Mengatasinya!

Salat
Ilustrasi sedang menunaikan salat/Istock

Harmantajang.com – Pernahkah anda sedang shalat, lalu tiba-tiba muncul pikiran-pikiran yang mengganggu, bahkan memikirkan kemaksiatan saat salat, 2 Cara Mengatasinya!. 

Pikiran seperti ini, contohnya memikirkan untuk mengambil sandal orang lain setelah keluar dari masjid, tentu sangat mengganggu kekhusyukan ibadah. Berdasarkan sumber yang anda berikan, pikiran-pikiran semacam ini berasal dari setan yang bertujuan untuk merusak shalat seorang hamba.

Namun, tidak perlu khawatir. Nabi Muhammad Shallallahu alaihi Wasallam telah mengajarkan cara untuk mengatasi gangguan tersebut. Berikut adalah langkah-langkah yang harus dilakukan ketika pikiran buruk itu datang saat sedang shalat:

Bersumber dari Hadist Rasulullah

Setan mengganggu shalat seseorang sehingga bacaannya menjadi kacau. Dari Utsman bin Abil ‘Ash radhiallahu’anhu ia berkata:

يا رَسولَ اللهِ، إنَّ الشَّيْطَانَ قدْ حَالَ بَيْنِي وبيْنَ صَلَاتي وَقِرَاءَتي يَلْبِسُهَا عَلَيَّ، فَقالَ رَسولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عليه وسلَّمَ: ذَاكَ شيطَانٌ يُقَالُ له خَنْزَبٌ، فَإِذَا أَحْسَسْتَهُ فَتَعَوَّذْ باللَّهِ منه، وَاتْفِلْ علَى يَسَارِكَ ثَلَاثًا قالَ: فَفَعَلْتُ ذلكَ فأذْهَبَهُ اللَّهُ عَنِّي

“Wahai Rasulullah, setan telah menghalangi antara aku dan shalatku serta mengacaukan bacaanku. Maka Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda: “itu adalah setan yang disebut dengan Khanzab. Jika engkau merasakan sesuatu (gangguan) maka bacalah ta’awwudz dan meniuplah ke kiri 3x”. Utsman mengatakan: “aku pun melakukan itu, dan Allah pun menghilangkan was-was setan dariku” (HR. Muslim no.2203).

Meludah Ringan ke Kiri Sebanyak Tiga Kali

Baca Juga: Siapakah Orang yang Paling Kuat?

Langkah pertama yang dianjurkan adalah dengan meludah ringan ke arah kiri sebanyak tiga kali. Perlu dipahami bahwa yang dimaksud bukanlah meludah dengan dahak.

Melainkan meludah ringan yang disebut at-tafl, yaitu tiupan ringan yang disertai sedikit air liur. Gerakan ini dilakukan dan dimasudkan sebagai isyarat untuk mengusir setan.

Membaca Ta’awudz 

Setelah meludah ringan ke kiri, bacalah ta’awudz, yaitu kalimat:

أَعُوذُ بِاللَّهِ السَّمِيعِ الْعَلِيمِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ مِنْ هَمْزِهِ وَنَفْخِهِ وَنَفْثِهِ

“(Aku berlindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk)”. 

Dengan memohon perlindungan kepada Allah, Insyaallah setan akan lari dan menjauh dari Anda.

Kisah Nyata di Masjid Nabawi

Baca Juga: Saat Dosa Menggunung, Rahmat Allah Lebih Luas!

Pernah sebuah pengalaman saat shalat di Masjid Nabawi pada bulan Ramadhan. Saat itu, seorang imam yang memimpin shalat Tarawih berulang kali melakukan kesalahan dalam bacaannya. 

Sang Ustadz kemudian mendengar dengan jelas bahwa imam tersebut meludah ringan ke arah kirinya. Setelah melakukan hal itu, bacaan sang imam kembali lancar tanpa ada kesalahan lagi hingga shalat selesai.

Kejadian ini menunjukkan bahwa kesalahan yang dialami oleh imam tersebut bukan karena lupa hafalan, melainkan karena adanya gangguan dari setan yang kemudian berhasil diusir dengan mengamalkan sunnah Nabi. Jadi, jika Anda mengalami gangguan pikiran saat shalat, terutama pikiran tentang kemaksiatan, jangan biarkan hal itu merusak ibadah Anda.

Untuknya, lakukanlah dua langkah yang diajarkan oleh Rasulullah yaitu meludah ringan ke kiri tiga kali dan membaca ta’awudz untuk memohon perlindungan Allah SWT.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here