Menangis Cukup Ketika Dilahirkan Saja, Meninggalnya Jangan!

0
104
Ilustrasi seorang sedang berdoa/Istock

Harmantajang.com – Hidup didunia tidak lama dan hanya sementara. Oleh karenanya, jangan tertipu dengan perkatan sebagian orang dengan pujian yang berlebihan terhadap usia kita.

Padahal hakekatnya sehari berkurang dari umur seseorang dan nikmat itu mulai dicabut oleh Allah. Sehingga Allah Subhanahu wata’ala berkata dalam Al-Qur’an:

وَهُمْ يَصْطَرِخُونَ فِيهَا رَبَّنَا أَخْرِجْنَا نَعْمَلْ صَالِحًا غَيْرَ الَّذِي كُنَّا نَعْمَلُ ۚ أَوَلَمْ نُعَمِّرْكُمْ مَا يَتَذَكَّرُ فِيهِ مَنْ تَذَكَّرَ وَجَاءَكُمُ النَّذِيرُ ۖ فَذُوقُوا فَمَا لِلظَّالِمِينَ مِنْ نَصِيرٍ

“Dan mereka berteriak di dalam neraka itu: “Ya Tuhan kami, keluarkanlah kami niscaya kami akan mengerjakan amal yang saleh berlainan dengan yang telah kami kerjakan”. Dan apakah Kami tidak memanjangkan umurmu dalam masa yang cukup untuk berfikir bagi orang yang mau berfikir, dan (apakah tidak) datang kepada kamu pemberi peringatan? maka rasakanlah (azab Kami) dan tidak ada bagi orang-orang yang zalim seorang penolongpun“. (QS. Fathir: 37).

Sebagian ulama ada yang menyebut tanda-tanda kematian yaitu :”Peringatan itu datang dalam bentuk uban, penglihatan sudah mulai rabun, pendengaran sudah mulai lemah, kekuatan sudah mulai berkurang”.

Ketika lahir didunia ini, kita dalam keadaan menangis dan orang yang disekeliling tertawa. Kata para ulama:

”Wahai anak adam jangan sampai kalian menangis 2 kali, cukup sekali menangis yaitu ketika dilahirkan didunia dan jangan sampai kita meninggalkan dunia ini juga dalam keadaan menangis“.

Setiap orang yang beriman mengharapkan kematian dalam keadaan seyum atau tertawa dan orang yang ditinggalkan menangis. Karena ketika seseorang meninggal dunia dia diperlihatkan kabar gembira yang dipercepat untuknya.

Bahkan sebelum ia meninggal dan hal ini merupakan ciri orang-orang yang beriman. Allah Subhanahu wata’ala berfirman:

إِنَّ الَّذِينَ قَالُوا رَبُّنَا اللَّهُ ثُمَّ اسْتَقَامُوا تَتَنَزَّلُ عَلَيْهِمُ الْمَلَائِكَةُ أَلَّا تَخَافُوا وَلَا تَحْزَنُوا وَأَبْشِرُوا بِالْجَنَّةِ الَّتِي كُنْتُمْ تُوعَدُونَ

“Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: “Tuhan kami ialah Allah” kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka dengan mengatakan: “Janganlah kamu takut dan janganlah merasa sedih; dan gembirakanlah mereka dengan jannah yang telah dijanjikan Allah kepadamu“.(QS. Fussilat: 30). 

Hanya dia yang melihat malaikat, adapun orang-orang yang ada disekelilingnya tidak mampu melihatnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here