Refleksi Mendalam Tentang Kengerian Hari Kiamat!

Bangunan hancur
Ilustrasi bangunan hancur/Unplash

Harmantajang.com – Surah Az-Zalzalah adalah surah yang sangat agung, yang memberikan refleksi mendalam tentang kengerian hari kiamat. Nama surah ini, Az-Zalzalah, memiliki arti guncangan. 

Kata yang digunakan dalam bahasa Arab untuk gempa bumi adalah zilzaal. Jadi, jika ditanya apa yang terjadi, jawabannya adalah zilzaal, yang berarti guncangan. Berdasarkan hadis Nabi, barang siapa membaca surah ini, jika satu huruf bernilai 10, maka seseorang akan mendapatkan 1090 kebaikan (109 x 10).

Guncangan yang Akan Datang (Guncangan Akhir Zaman)

Ayat pertama Surah Az-Zalzalah menggunakan bentuk bahasa Arab yang disebut adatul zhub (ada jawab syarat), yang menunjukkan sesuatu yang akan terjadi (fil mustaqbali), artinya guncangan yang dimaksudkan oleh Allah ini belum terjadi.

Guncangan ini sangat dahsyat. Dikatakan bahwa andai kata semua gempa dan guncangan yang terjadi sejak bumi diciptakan sampai akhir usianya dikumpulkan, itu tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan guncangan di akhir zaman.

Allah mengingatkan “ketika bumi itu diguncangkan dengan seguncang-guncangnya’. Guncangan ini sedemikian rupa sehingga batas-batas bumi akan berubah, bahkan arah petunjuk dan seterusnya akan berubah.

Baca Juga: Niat dan Keikhlasan: Kunci Diterimanya Amalan

Tanda-Tanda dan Peringatan Sebelumnya

Guncangan ini terjadi inda qiyamis sa’ah (ketika terjadi hari kiamat) atau ketika hari kiamat telah dekat. Salah satu ciri dan tanda hari kiamat adalah kasratus zazil, yaitu banyaknya terjadi gempa di mana-mana. Gempa-gempa yang terjadi sekarang dianggap sebagai tautiah muqaddimah (pendahuluan).

Pernah peristiwa serupa pernah menimpa umat terdahulu, seperti kaum Nabi Hud yang ditenggelamkan oleh Allah di tempat yang kini disebut Arul Hari di Jazirah. Kaum tersebut dikenal memiliki perawakan tinggi dan besar, sekitar 30 meter, dengan kekuatan memahat gunung untuk dijadikan pondasi rumah.

Namun, guncangan-guncangan yang mengubah batas bumi yang disebutkan di atas tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan apa yang akan terjadi di akhir zaman nanti.

Kengerian Hari Kiamat

Guncangan hari kiamat adalah sesuatu yang dahsyat (syai’un ‘azhim). Allah menggambarkannya secara terperinci:

Pertama. Hancurnya Gunung: Gunung-gunung akan hancur beterbangan sebagaimana disebutkan dalam Surah Al-Waqiah. Dalam Surah Al-Qariah, gunung-gunung akan menjadi seperti alen (kapas-kapas yang beterbangan).

Kedua, Keparahan pada Manusia: Pada hari itu, wanita yang mengandung akan keguguran karena dahsyatnya peristiwa tersebut. Ibu-ibu yang sedang menyusui bayinya akan meninggalkan bayi mereka begitu saja.

Ketiga, Manusia Tampak Mabuk: Engkau akan melihat manusia seperti dalam kondisi mabuk (sukaro), padahal mereka tidak mabuk karena minuman keras, melainkan karena azab Allah Subhanahu wa Ta’ala yang sangat dahsyat.

Baca Juga: Doa Tak Kunjung Dikabulkan?, Inilah Penyebabnya

Reaksi Manusia

Ketika kengerian ini terjadi, manusia akan bertanya: “Apa yang terjadi padanya?”. Sebagian ulama berpendapat bahwa yang dimaksud dengan “insan” (manusia) pada ayat ketiga ini adalah orang-orang kafir yang tidak mempercayai datangnya Hari Kiamat, karena semua makhluk akan kaget dan heran.

Adapun orang yang beriman, ketika melihat kejadian itu, mereka akan berkata: “Ini dijanjikan oleh Allah dan sungguh para nabi dan rasul-Nya telah jujur dengan apa yang mereka sampaikan”. Orang beriman meyakini hal itu dan telah mempersiapkan diri mereka.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here