Harmantajang.com – Dalam bulan suci Ramadhan, kewajiban berpuasa kita diberikan aturan dan rukun-rukunnya, salah satunya ialah waktu Imsak atau akhir dari dari sahur. Lantas, muncul pertanyaan kapankah waktu sahur itu berakhir?.
Sebenarnya yang jadi patokan itu adalah terbitnya fajar. Adapun adzan itu penanda dan adzan disini terkadang juga sulit dijadikan patokan. Apalagi kalau berbeda-beda, ada muadzin yang mungkin terlambat adzan. Makanya ulama kita menyebutkan silahkan kita gunakan dan pakai misalkan aplikasi yang dianggap terpercaya.
Kalau misalkan kita bisa melihat secara langsung mengetahui mana fajar, katakanlah misalkan kita tinggal di kampung yang pencahayaan itu belum terlalu banyak, belum terlalu ramai atau misalkan di gurun di tempat seperti itu, bisa dilihat langsung.
Baca Juga: Hidup ini Sementara, Renungkan 3 Pesan Malaikat Jibril kepada Rasulullah
Sebagaimana kita bisa melihat matahari terbenam yang menandakan bisa berbuka tapi kalau di kota besar tidak bisa dibedakan karena lampu yang sangat terang maka dengan kemampuan kita apa menjadikan patokan yang dianggap, inilah bagus agamanya amanah muadzinnya.
Inilah yang menjadi sebab mengapa di negara kita itu ada yang disebut dengan imsak ramadhan, berhenti makan beberapa menit sebelum adzan sebenarnya alasannya yaitu kehati hatian. Walaupun yang keliru kalau dikatakan itu haram tidak boleh lagi makan padahal waktu itu, namaun disitulah sebenarnya afdal kita makan karena sahur yang paling sunnah diakhirkan.
Bahkan Rasulullah shallallahu alaihi wasallam yang dibacakan, bahkan ada riwayat juga yang menyebutkan beliau pernah bersahur bersama dengan sahabat dan kemudian terdengar adzan barulah kemudian beliau berhenti.
Baca Juga: Dunia Sekadar Tempat Menata Bukan Menetap
Bahkan ada riwayat yang mengatakan selama itu yang ada di tangan kecuali untuk nambah lagi hendak lagi karena sudah terdengar adzan sudah boleh lagi. Untuk itu, amri senantiasa menjaga sahur kita karena didalamnya ada keberkahan.
Sebagamana dari Anas bin Malik Radhiyallahu Anhu berkata bahwa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam pernah bersabda:
تَسَحَّرُوا فَإِنَّ فِي السُّحُورِ بَرَكَةً
Artinya: “Makan sahurlah kalian karena sesungguhnya di dalam sahur itu terdapat keberkahan.” (HR Bukhari).




