Jangan Pernah Merasa Puas dalam Perkara Ibadah

0
346
Ilustrasoi seorang sedang berdoa/istock

Harmantajang.com – Allah Subhanahu wata’ala berfirman:

فَإِذَا فَرَغْتَ فَانْصَبْ

“Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain”. (QS. Al-Insyirah: 7).

Maksud dari ini adalah perintah untuk memanfaatkan kesempatan umur dan waktu yang Allah berikan kepada kita, sebagian ulama kita ada yang mengatakan:

Jika engkau telah selesai melaksanakan suatu ibadah maka berpindalah pada ibadah yang lain karena Allah mengatakan:. Kemudian Allah Subhanahu wata’ala:

وَاعْبُدْ رَبَّكَ حَتَّىٰ يَأْتِيَكَ الْيَقِينُ

“Dan sembahlah Tuhanmu sampai datang kepadamu yang diyakini (ajal)”. (QS. Al-Hijr: 99).

Baca Juga: Bagaimana Hukum Laki-laki Memakai Skincare? (10 Q & A Seputar Islam Part 7)

Allah Subhanahu wata’ala menurunkan syariat kepada hamba-hamba-Nya beraneka ragam dari suatu musim dari sautu waktu ke waktu yang lain karena Allah juga tahu bahwasanya tabiat manusia itu terkadang bosan.

Jadi kita berpindah dari suatu ibadah ke ibadah yang lain. Sebagian ulama ada yang mengatakan:”Jika engkau sudah beribadah maka cari dunia dan tidak mengapa“. Sebagaimana firman Allah Subhanahu wata’ala:

فَإِذَا قُضِيَتِ الصَّلَاةُ فَانْتَشِرُوا فِي الْأَرْضِ وَابْتَغُوا مِنْ فَضْلِ اللَّهِ وَاذْكُرُوا اللَّهَ كَثِيرًا لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

“Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung”. (QS. Jumu’ah :10).

Baca Juga: Bagaimana Hukum Laki-laki Memakai Skincare? (10 Q & A Seputar Islam Part 7)

Sebelumnya kita sibuk dengan jual beli, perdagangan, bisnis dan urusan kita yang lain namun ketika masuk waktu sholat kita tinggalkan dan setelah sholat kita diperintah untuk bertebaran dimuka bumi mencari karunia Allah.

Intinya disini bagaimana orang yang beriman mengisi waktu-waktunya dan hari-harinya dengan hal yang bermanfaat. Jika selesai mengerjakan ibadah berpindahlah ke ibadah yang lain karena kita tidak tahu mana yang diterima oleh Allah Subhanahu wata’ala.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here