Kelak Sangkakala Ditiupkan (Tafsir dan Tadabbur QS. Al-Mu’minun 100-101)

0
219
Ilustrasi Al-Qur'an/Unsplash

Harmantajang.com – Allah Subhanahu wata’ala berfirman:

إِنَّهَا كَلِمَةٌ هُوَ قَائِلُهَا ۖ وَمِنْ وَرَائِهِمْ بَرْزَخٌ إِلَىٰ يَوْمِ يُبْعَثُونَ

“Sesungguhnya itu adalah perkataan yang diucapkannya saja. Dan di hadapan mereka ada dinding sampal hari mereka dibangkitkan”. (QS. Al-Mu’minun: 100).

Barsakh adalah tempat atau alam setelah meninggal sebelum kita sampai di negeri akhirat disitulah muqaddimah kenikmatan surga dan disitulah muqaddimah azab neraka. Adapun hakikatnya wallahu a’lam namun wajib diimani.

Allah Subhanahu wata’ala menceritakan contoh didalam Al-Qur’an tentang fir’aun dan keluarganya:

النَّارُ يُعْرَضُونَ عَلَيْهَا غُدُوّاً وَعَشِيّاً وَيَوْمَ تَقُومُ السَّاعَةُ أَدْخِلُوا آلَ فِرْعَوْنَ أَشَدَّ الْعَذَابِ

“Kepada mereka dinampakkan neraka pada pagi dan petang, dan pada hari terjadinya Kiamat (dikatakan kepada malaikat): “Masukkanlah Fir’aun dan kaumnya ke dalam azab yang sangat keras”. (QS. Al Mu’min: 46).

Baca Juga: Menumbuhkan Rasa Peduli dan Empati dalam Bulan Suci Ramadhan

Fir’aun sekarang berada dialam barsakh, Allah Subhanahu wata’ala maha mengetahui hakikatnya, Allah maha berkuasa untuk mengirimkan nikmat kepadanya dan maha kuasa untuk mengirimkan azab kepadanya.

Pada hari kiamat nanti ketika sangkakala telah ditiup Allah berkata kepada para malaikatnya:“Masukkan keluarga fir’aun ini untuk mendapatkan azab yang pedih”. Jadi dialam barsakh adalah muqaddimahnya atau panjarnya, semua akan berlaku pada seluruh manusia.

Entah kuburannya merupakan taman dari taman surga atau merupakan lembah dari lembah neraka dan kita tidak tahu berapa lama akan menunggu sampai datangnya hari kiamat, olehnya persiapkan diri untuk mendapatkan kenikmatan dialam barsakh dengan ketaatan dan kesholehan.

Ketika hari berbangkit tiba Allah berfirman:

فَإِذَا نُفِخَ فِي الصُّورِ فَلَا أَنْسَابَ بَيْنَهُمْ يَوْمَئِذٍ وَلَا يَتَسَاءَلُونَ

“Apabila sangkakala ditiup maka tidaklah ada lagi pertalian nasab di antara mereka pada hari itu, dan tidak ada pula mereka saling bertanya”. (QS. Al-Mu’minun: 101).

Baca Juga: Banyak Istighfar akan Membuka Pintu Rezeki

Tiupan sangkakala dalam ayat ini adalah tiupan untuk hari berbangkit dan bukan datangnya hari kiamat karena sangkakala ditiup oleh malaikat israfil dengan beberapa tiupan ada yang mengatakan 2 kali dan ada yang mengatakan 3 kali.

Ada tiupan yang menjadikan semua orang kaget, ada tiupan yang mematikan mereka dan ada tiupan yang membangkitkan manusia namun yang dimaksudkan dalam ayat ini adalah tiupan untuk membangkitkan dari kubur-kubur mereka.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here