Jangan Khawatir, Janji-Nya Adalah Sesuatu yang Pasti!

0
1077
Ilustrasi seorang bersujud/Unsplash

Harmantajang.com – Allah Subhanahu wata’ala berfirman:

وَأُدْخِلَ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِمْ ۖ تَحِيَّتُهُمْ فِيهَا سَلَامٌ

“Dan dimasukkanlah orang-orang yang beriman dan beramal sholeh ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya dengan seizin Tuhan mereka. Ucapan penghormatan mereka dalam surga itu ialah ‘salam”. (QS. Ibrahim: 22).

Jadi Allah Subhanahu wata’ala memberi janji kepada hamba-Nya dengan janji yang haq, adapun Iblis juga memberikan janji namun janji Iblis adalah janji yang dusta. Sebagai contoh, Janji Allah Subhanahu wata’ala kepada orang yang bersedekah sebagaimana dalam firman-Nya:

مَثَلُ الَّذِينَ يُنْفِقُونَ أَمْوَالَهُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ أَنْبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِي كُلِّ سُنْبُلَةٍ مِائَةُ حَبَّةٍ ۗ وَاللَّهُ يُضَاعِفُ لِمَنْ يَشَاءُ ۗ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ

“Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui“. (QS. Al Baqarah: 261). 

Baca Juga: Kamu Punya Keresahan?, Yuk Cek 10 Pertanyaan Seputar Islam (Part II)

Ini adalah janji dari Allah Subhanahu wata’ala diberkahi hartanya bagi yang bersedekah. Adapun janji Iblis sebagaimana dalam firman Allah Subhanahu wata’ala:

الشَّيْطَانُ يَعِدُكُمُ الْفَقْرَ وَيَأْمُرُكُمْ بِالْفَحْشَاءِ وَاللَّهُ يَعِدُكُمْ مَغْفِرَةً مِنْهُ وَفَضْلا وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ

“Setan menjanjikan (menakut-nakuti) kamu dengan kemiskinan dan menyuruh kamu berbuat buruk (kikir); sedang Allah menjanjikan untukmu ampunan daripada-Nya dan karunia. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui“. (QS. Al-Baqarah: 268). 

Ibnu Katsiir Rahimahullah berkata tentang firman Allah Ta’ala tersebut: ”Setan menjanjikan (menakut-nakuti) kamu dengan kemiskinan“. Maksudnya, ia menakut-nakuti kalian dengan kefakiran supaya kalian tetap menggenggam tangan kalian sehingga tidak menginfakkanya dalam keridhaan Allah Subhanahu wata’ala.

Ketika mereka semua dimasukkan ke dalam neraka jahannam, mereka kemudian berteriak-teriak meminta agar dikeluarkan dari neraka dan dikembalikan kedunia.

Baca Juga: Tadabbur dan Tafsir Surah Al-Balad Ayat 11-15

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here