Memulai Hidup Sehat dengan Menjaga Lisan

0
99
Ilustrasi menjaga lisan/Pikiran Rakyat

Harmantajang.com – Suatu hari Al Imam Al Tisai Rahimahullah, memimpin sholat magrib dan setelah membaca surah Al Fatihah ia membaca surah Al-Kafirun dan mengalami kesalahan dalam bacaannya.

Kemudian setelah sholat, ada seorang makmum yang berkata kepadanya: ”Ahli Qira’ah kemudian salah dalam surah Al Kafirun !”,

Karena perkataannya tersebut, akhirnya ketika masuk waktu isya, makmun itu disuruh jadi Imam sholat dan bacaannya lebih fatal banyak kesalahannya pada surah Al Fatihah.

Setelah sholat Al Imam Al Tisai datang kepadanya dan menyampaikan beberapa syair:

“Jaga lisan mu baik–baik jangan mudah mengucapkan sesuatu yang mengandung ejekan, sesungguhnya musibah itu terkadang disebabkan lisan yang tidak bisa dikendalikan”.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

إِنَّ الْعَبْدَ لَيَتَكَلَّمُ بِالْكَلِمَةِ مِنْ سَخَطِ اللهِ تَعَالَى لاَ يُلْقِي لَهَا بَالاً يَهْوِي بِهَا فِي جَهَنَّمَ

“Sesungguhnya seorang hamba berbicara dengan satu kalimat yang dibenci oleh Allah yang dia tidak merenungi (akibatnya), maka dia terjatuh dalam neraka Jahannam”. (HR. al-Bukhari no. 6092).

Jika seseorang yang belum mampu mengerjakan sunnah berhati-hatilah jangan sampai meremehkan sunnah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam sekalipun dia bercanda.

Sebab syariat Allah dan Rasulullah bukan bahan candaan seperti jenggot, celana diatas mata kaki, wanita yang berhijab syar’i dan yang lainnya.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

من يضمن لي ما بين لحييه وما بين رجليه أضمن له الجنة

“Barangsiapa yang mampu menjamin untukku apa yang ada di antara kedua rahangnya (lisan) dan apa yang ada di antara kedua kakinya (kemaluan) aku akan menjamin baginya surga.” (HR. Bukhari).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here